BitDefender : Bahayanya Ransomware

Ransomware adalah malware yang mengunci suatu sistem dengan tujuan meminta tebusan uang kepada korban yang terinfeksi. Baru-baru ini telah dilaporkan bahwa telah muncul ransomware yang berasal dari Indonesia, yaitu Kimcilware. Malware tersebut telah banyak menyebar dan banyak menimbulkan masalah. 

BitDefender melaporkan bahwa kimcilware mengincar situs-situs yang menggunakan Magento (sistem e-commerce), ini berarti mereka mengincar situs-situs belanja online atau sejenisnya sebagai sasaran utama. Korban mendapati situs mereka terkunci dengan enkripsi Rijndael 256. Untuk membuka enskripsi tersebut, hacker meminta uang tebusan dengan jumlah tergantung dari varian yang menginfeksi mereka. Kimcilware dikabarkan juga berpotensi mencuri data yang terdapat di server. 

Kimcilware merupakan varian Ransomware yang berasal dari Hidden Tear. Pengembang Kimcilware diduga berhasil mendapat source code dari hidden tear dan memperbaiki kelemahannya, sehingga mereka mampu membuat varian Ransomware baru yang lebih baik. Kimcilware hanyalah satu dari banyak jenis ransomware yang ada di dunia.

Serangan ransomware pun semakin tak pandang bulu dalam menjangkiti korbannya, salah satunya rumah sakit. Contohnya Hollywood Presbyterian Medical Center di AS yang sistem komputernya sempat offline selama seminggu akibat serangan cyber tersebut. Pelaku penyerangan mengunci sejumlah data milik rumah sakit dan meminta uang tebusan sebanyak USD 3,4 juta untuk membuka data tersebut. Akibatnya, operasional di rumah sakit itu kembali ke zaman kertas, karena sistem komputernya tak bisa digunakan. Para pasien pun terkena imbasnya, karena setiap hasil tes kesehatan yang dilakukan di rumah sakit itu harus diambil secara personal, padahal biasanya hasil tes tersebut akan dikirimkan menggunakan email.
 

Departemen hukum Amerika Serikat (Departemen of Justice, DOJ) mengungkap kalau sejak tahun 2005, Internet Crime Complaint Center (IC3) mencatat ada sekitar 7.700 laporan publik terkait ransomware, dan kerugian tercatat mencapai USD 57,6 juta. 
Harga BitDefender

Bitdefender memberikan Perlindungan untuk Ransomware – yang merupakan modul baru dan sudah termasuk dalam semua produk BitDefender 2016 (Antivirus Plus, Internet Security dan Total Security), dirancang untuk melindungi folder tertentu dari malware ransomware yang terinfeksi klien, file pribadi terenkripsi, yang membuat file tidak dapat digunakan dan permintaan uang tebusan. 

Menggunakan teknologi terbaru, Bitdefender Ransomware Perlindungan menjamin integritas sistem dengan melindungi area sistem kritis terhadap kerusakan tanpa
 
 
BITDEFENDER, berhasil memenangkan pehghargaan nomor #1 versi lembaga tes terpercaya dan independen, yaitu AV-TEST dan AV-COMPARATIVES, selama 4 tahun berturut-turut, sebagai ANTIVIRUS TERBAIK dalam menangani serangan-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *